Desain Produksi Sebagai Bagian 16 Subsektor Ekonomi Kreatif
Bisnis

Desain Produksi Sebagai Bagian 16 Subsektor Ekonomi Kreatif

Ekonomi kreatif merupakan trend ekonomi Indonesia di masa kini. Kamu perlu tahu bahwa ada setidaknya 16 subsektor ekonomi kreatif yang saat ini berlaku. Salah satunya adalah subsektor desain produksi. Banyak orang mungkin beranggapan bahwa subsektor ini tidak berperan terlalu penting.

Namun anggapan ini tentu salah besar. Dalam pasar ekonomi, sebuah desain produksi sangat dibutuhkan. Hal ini guna menarik para pelaku pasar ekonomi agar tertarik dengan setiap produk yang ditawarkan. Tak dapat dipungkiri bahwa semakin menarik desain yang dibuat, tentu akan semakin banyak peminat.

Faktor Penting Desain Produksi Untuk Ekonomi Kreatif

Subsektor desain produksi yang menjadi salah satu bagian 16 subsektor ekonomi kreatif, kini dianggap sangat penting untuk jalannya ekonomi kreatif. pemerintahan juga sudah melakukan beberapa langkah kemajuan untuk membuat subsektor yang satu ini menjadi semakin baik kedepannya.

Lantas apa saja faktor penting yang harus diperhatikan dalam membangun desain produksi berkualitas? Berikut di bawah ini bisa kamu catat dengan baik poin pentingnya:

1. Kemudahan Pengenalan Produk

Semakin mudah dikenalnya suatu produk, maka akan semakin ramai peminat dari produk tersebut. Kamu bisa lihat beberapa produk lokal bermerek yang saat ini dikenal oleh masyarakat hanya dalam satu kali melihat logo produk tersebut.

Karena itulah, kamu perlu memperhatikan dengan baik desain jenis produk seperti apakah yang perlu dibuat agar masyarakat dengan mudah bisa mengenalinya.

Selain itu, pengemasan produk juga sangat penting untuk diperhatikan. Pengemasan juga akan membantu masyarakat mengenali produk yang dijual.

2. Desain Yang Indah

Tentu saja faktor yang satu ini menjadi faktor yang paling penting. Keindahan desain dapat menarik minat para pelaku ekonomi untuk kemudian membeli produk tersebut. Kamu harus bisa menyesuaikan warna, huruf, dan gambar yang akan dipadukan dalam desain tersebut.

Prinsipnya adalah membuat orang lain melihat desain tersebut jadi ingin membelinya. Kamu bisa mengembangkan potensi desain menarik ini dengan banyak berlatih, atau bahkan ikut pelatihan desain khusus.

3. Ramah Lingkungan

Produk dan desain kemasannya sebisa mungkin harus punya nilai ramah lingkungan. Produk dan kemasannya yang lebih ramah lingkungan, kini sedang trend dan banyak diminati konsumen.

Dengan membuat desain yang ramah lingkungan juga dapat membantumu menciptakan usaha produksi yang unik dari usaha lainnya. Hal ini karena masih banyak desain produk yang belum memperhatikan faktor yang satu ini.

4. Informasi dan Promosi

Dalam menciptakan kemasan desain produk, pastikan kamu juga mencantumkan media informasi dan promosinya. Lebih jelasnya, kamu bisa membuat detail informasi produk pada bagian kemasan produk.

Hal tersebut akan memudahkan konsumen memahami produk yang dijual tanpa harus menanyakan dulu pada produsen. Dengan begitu, konsumen juga jadi lebih cepat dalam mengambil keputusan apakah harus membeli produk tersebut atau tidak.

5. Keamanan dan Kemudahan Kemasan

Seperti yang sudah beberapa kali dijelaskan di atas, kemasan adalah salah satu komponen desain produksi yang sangat penting. Perannya mampu memberikan pengaruh konsumen untuk membeli atau tidak. Semakin baik kemasannya, semakin banyak peminatnya.

Desain kemasan yang baik, tidak hanya memperhatikan pola keindahan gambar. Kamu juga harus memikirkan keamanan kemasan tersebut. Saat desain kemasan dibuat asal-asalan, konsumen akan berfikir dua kali untuk membeli produk tersebut.

Sebaliknya, jika desain kemasannya aman maka konsumen jadi lebih tertantang juga untuk membelinya. Begitu pula dengan faktor kemudahannya. Desain kemasan yang baik seharusnya mengandung unsur kemudahan. Entah itu mudah dibuka, dilepas, ditutup, dan lain-lain.

6. Kesesuaian Makna

Desain sebuah produksi beserta kemasannya, memang seharusnya terkait erat dengan makna dari produk itu sendiri. Jika saja desain produksi tidak sesuai dengan jenis usaha, maka hal ini tentu akan membuat konsumen merasa bingung. Lantas, akan berfikir dua kali untuk beli.

Faktor ini juga merupakan salah satu faktor yang mendasar dalam komponen desain produksi. Kesesuaian desain dengan produk akan menambah kesan menarik tersendiri bagi para konsumen.

Beberapa faktor desain produksi di atas bisa menjadi acuan untuk kamu yang saat ini sedang mengolah salah satu dari 16 subsektor ekonomi kreatif. Kualitas desain produksi yang bagus pada sektor ekonomi Indonesia juga akan berpengaruh pada nama baik Indonesia sendiri dalam kancah ekonomi dunia.

Comments Off on Desain Produksi Sebagai Bagian 16 Subsektor Ekonomi Kreatif